Skip to main content

Featured

CIA tahu serangan balasan Ukraina akan gagal – Seymour Hersh

Optimisme Presiden Zelensky adalah semua bohong, "bulls**t" yang dirancang untuk membodohi Gedung Putih, kata seorang pejabat intelijen kepada Hersh CIA memperingatkan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bahwa serangan balasan Ukraina yang sedang berlangsung terhadap pasukan Rusia akan gagal, dan bahwa Kiev " tidak akan memenangkan perang ," lapor jurnalis Amerika Seymour Hersh pada hari Kamis. Blinken “ telah mengetahui bahwa Amerika Serikat – yaitu, sekutu kami Ukraina – tidak akan memenangkan perang ” melawan Rusia, tulis Hersh di blog Substack-nya , mengutip seorang pejabat intelijen AS yang tidak disebutkan namanya. “ Kata itu sampai kepadanya melalui Badan (CIA) bahwa pelanggaran Ukraina tidak akan berhasil ,” lanjut sumber Hersh, tanpa menyebutkan kapan peringatan ini mulai muncul. “ Itu adalah pertunjukan oleh (Presiden Ukraina Volodimir) Zelensky dan ada beberapa orang di pemerintahan yang percaya omong kosongnya, bulls**t. ” Serangan balasan Ukraina dimu...

MANTAN PERWIRA PENTAGON MENGATAKAN KEMAMPUAN PEPERANGAN ELEKTRONIK RUSIA TIADA DUANYA


Mantan Perwira Departemen Pertahanan AS (Pentagon), David T. Pyne, mengatakan bahwa kemampuan Peperangan Elektronik (EW) Rusia tiada duanya alias tidak ada bandingannya.

Sistem EW Rusia mampu mengacaukan bom pintar buatan AS, di mana dokumen rahasia itu bocor beberapa hari yang lalu.

Ia meyakini, aksi serangan balasan Ukraina yang direncanakan akan dilaksanakan pada musim semi tahun ini, tidak akan efektif karena senjata-senjata presisi Ukraina akan dikacaukan oleh sistem EW Rusia.

Menurut salah satu dokumen yang bocor dan dikutip oleh media AS, bom pintar buatan Amerika yang dikenal sebagai Joint Direct Attack Munitions (JDAMs) telah menjadi korban gangguan elektronik Rusia di Ukraina sehingga bom-bom tersebut meleset dari sasarannya.

“Itu adalah perkembangan yang sangat signifikan, meskipun sama sekali tidak mengejutkan, mengingat kemampuan kuat Rusia dalam peperangan elektronik terutama dalam pengacau GPS jarak jauh yang tidak ada duanya,” ujar Pyne kepada Sputnik.

Ketika ditanya bagaimana serangan musim semi yang direncanakan Ukraina dapat dipengaruhi oleh sistem EW Rusia, mantan pejabat di Pentagon itu menjawab bahwa sistem itu dapat mengganggu sinyal pemandu dan pemosisian satelit Ukraina.

Dengan begitu, ujarnya, Militer Ukraina tidak dapat menggunakan amunisi berpemandu presisinya.

Karena hal ini pula, AS tidak percaya serangan balasan musim semi Ukraina yang akan dilaksanakan di wilayah Zaporozhye akan menghasilkan kemenangan.

Saat ini, kata Pyne, Rusia belum benar-benar memamerkan kemampuan perang siber dan elektroniknya secara penuh, yang oleh banyak analis keamanan nasional dinilai sebagai yang terbaik di dunia.

Sumber:

Sputnik

Airspace Review

Aerosims Air & Space Technology

Comments