Skip to main content

Featured

CIA tahu serangan balasan Ukraina akan gagal – Seymour Hersh

Optimisme Presiden Zelensky adalah semua bohong, "bulls**t" yang dirancang untuk membodohi Gedung Putih, kata seorang pejabat intelijen kepada Hersh CIA memperingatkan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bahwa serangan balasan Ukraina yang sedang berlangsung terhadap pasukan Rusia akan gagal, dan bahwa Kiev " tidak akan memenangkan perang ," lapor jurnalis Amerika Seymour Hersh pada hari Kamis. Blinken “ telah mengetahui bahwa Amerika Serikat – yaitu, sekutu kami Ukraina – tidak akan memenangkan perang ” melawan Rusia, tulis Hersh di blog Substack-nya , mengutip seorang pejabat intelijen AS yang tidak disebutkan namanya. “ Kata itu sampai kepadanya melalui Badan (CIA) bahwa pelanggaran Ukraina tidak akan berhasil ,” lanjut sumber Hersh, tanpa menyebutkan kapan peringatan ini mulai muncul. “ Itu adalah pertunjukan oleh (Presiden Ukraina Volodimir) Zelensky dan ada beberapa orang di pemerintahan yang percaya omong kosongnya, bulls**t. ” Serangan balasan Ukraina dimu...

Akibat Kuatnya Jammer Rusia di Ukraina, Memotivasi Amerika untuk Membuat sistem Jammer Baru Bernama Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT)


Mengutip dari laman Defense News dan C4ISRNET, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) meminta Lockheed Martin untuk segera mengembangkan sistem peperangan elektronik baru yang dikenal dengan nama Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT).

Pengembangan ini dilakukan setelah Amerika melihat "lethal-nya" sistem jammer Rusia yang mampu melumpuhkan hampir semua sistem pernika Barat yang telah dipasok ke Ukraina, contohnya seperti sistem GPS yang dipasang pada rudal GMLRS-HIMARS, Storm Shadow dan bom pandu JDAM.

Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT) adalah sebuat sistem peperangan pernika yang menggabungkan antara peperangan siber (Cyber Warfare), elektronik (Electronic Warfare), dan kemampuan pengumpulan data intelijen sinyal (Signal Intelligence/SIGINT) secara bersamaan. TLS-BCT memiliki formasi cakupan yang sangat sempit, hanya seukuran Batalion, berbeda dengan turunannya Terrestrial Layer System-Echelons Above Brigade (TLS-EAB) yang memiliki formasi jangkauan yang sangat luas (seukuran Korps dan Divisi). Modifikasi ini diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober 2023.





Mengenai kemampuan dari jammer Rusia sendiri, RUSI sebelumnya sempat membuat sebuah paper yang menyatakan bahwa 90% sistem jammer Rusia mampu mengelabui keseluruhan sistem peperangan pernika milik Barat. Paper tersebut juga mengatakan, pasukan Ukraina mengalami kesulitan komunikasi dalam mengkoordinasikan keseluruhan aset tempurnya di garis depan, terutama dalam menentukan tepat posisi strategis pasukan Rusia dalam kampanye serangan balik.

Tulisan RUSI ini juga turut dikuatkan oleh pernyataan seorang mantan perwira Pentagon yang mengatakan pada beberapa bulan lalu bahwa sistem pernika Rusia adalah "tiada duanya" dibandingkan dengan sistem peperangan pernika milik Barat.

Sumber:

Defense News

C4ISRNET (2022 & 2023)

Breaking Defense

Lockheed Martin

Comments